Hernia
mungkin kongenital dan hadir saat lahir atau mungkin berkembang dari
waktu ke waktu di daerah kelemahan di dalam dinding perut. Meningkatkan tekanan di dalam rongga perut dapat menyebabkan stres
pada titik lemah dan memungkinkan bagian rongga perut menonjol atau
herniasi.
Peningkatan
tekanan di dalam perut dapat terjadi dalam berbagai situasi termasuk
batuk kronis, peningkatan cairan di dalam rongga perut (asites),
dialisis peritoneal yang digunakan untuk mengobati gagal ginjal, dan
tumor atau massa di perut. Tekanan
bisa meningkat karena mengangkat berat badan berlebih, berusaha untuk
buang air besar atau buang air kecil, atau dari trauma ke perut. Kehamilan atau kelebihan berat badan dan lingkar perut juga merupakan faktor yang dapat menyebabkan hernia.
Faktor risiko untuk hernia
Peningkatan
tekanan intra-abdomen dapat menyebabkan melemahnya sebagian dinding
perut, baik secara akut atau bertahap dari waktu ke waktu. Beberapa faktor risiko termasuk yang berikut:
Konstipasi kronis
Batuk kronis
Muntah berulang
Kegemukan
Asites (kumpulan cairan abnormal di rongga perut)
Dialisis peritoneal
Massa perut
Kehamilan
Operasi perut (risiko untuk hernia insisional)
Berulang kali memindahkan atau mengangkat benda berat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar